Kuliner Part 2

Laper ketika tengah malam? Arrgghhh! STOP !! Sudah saatnya berhenti membuka kulkas dengan mata mengantuk dan menjerit histeris ketika mengetahui kulkas kosong. Mampir dulu ke blok S. Blok S mana ?? Blok M sonoan dikit. Hehe..

Kalau ngomongin makanan di Blok S, pasti yang langsung kepikiran sama kamu adalah bakso Pak Kumis. Sekali-kali dong kita makan out of the box (maksudnya diluar bakso Pak Kumis). Gimana kalau kita nekad mengunjungi daerah sekitar situ. Gosipnya, ada nasi goreng yang ciamik banget.

Ternyata gosip itu bukan isapan jempol semata. Soalnya nasi goreng yang dimaksud beneran ada. Nasi goreng yang dimaksud adalah nasi goreng Bhakti. Bapak Abdul Malik, sang penjual, udah berjualan nasi goreng selama kurang lebih 28 tahun. Kayaknya lebih tua dari pada umur kami nih. Pasti rasanya ciamik banget nih. Cobain ah..

banner

Jenis nasi goreng yang ditawarkan disini cukup beragam. Ada yang pake ayam, kambing, pete, ikan asin, bakso, ati ampela, dan atau udang. Maksudnya “dan atau” adalah kamu bisa milih mau pake salah satu, salah dua, atau salah semua tapping di atas nasi goreng pesanan kamu.

abang-nya

Pilihan kami jatuh ke nasi goreng komplit yang memasukan semua bahan di atas. Pastinya kami pengen nyobain semuanya dong, biar bisa direkomendasikan ke kamu-kamu. Oh ya, menurut bisikan yang kami dengar, nasi goreng disini akan lebih mantap rasanya kalau kita minta rasa pedes manis. Udah kayak jagung bakar aja, tapi soklah kita coba.

nasi-goreng-bakti

Begitu piring nasi berlabuh di meja kami, aromanyaa langsung menggoda hidung. Belum lagi potongan ayam, bakso, dan tapping lain yang cukup eksibisionis dan seperti memanggil untuk disantap. Langsung bikin kami speechless. Rasa pedas dan manis serasa meledak di mulut dan bikin rasanya nggak bakal dilupain. Ah, susah deh kalau harus di gambarin pake kata-kata. Mendingan langsung aja deh mampir dan rasakan sendiri.

Satu tip dari kami biar kamu tambah semangat ke sana:
pergilah dimalam minggu. Soalnya anak-anak gaol yang katanya berpusat di tempat ini, banyak keluar di malam minggu. Nggak rugi khan, makan enak sambil liat yang seger-seger pula.

info1

Eniwei, jadi inilah dia, beberapa foto kuliner di Blok S minggu kemarin.

Entah kenapa, di situ majus terlihat seperti pria hidung belang.ich seyem ach..

Entah kenapa, di situ majus terlihat seperti pria hidung belang.ich seyem ach..

Dan..

what?!

what?!

sampai jumpa di kuliner selanjutnya.

-CHEERS –

Iklan

KULINER PART 1

Ide postingan ini timbul ketika kami dilanda kelaparan di tengah malam yang sunyi, hanya berteman suara jangkrik berbunyi “krik..krik.” Kami sangat lapar saat itu, namun kami tidak doyan makan jangkrik. Kami pun berpelukan nangis di bawah terangnya bulan..sambil kelaparan. Stres??

Apakah kami sedang merasa stres? Oh, tentu tidak karena kami sudah nyemil combantrine. Atau merasa sudah hampir gila? Biar nggak keterusan dan jadi gila beneran, mendingan mampir ke Nasi Gila Stres. Emang nggak akan menyelesaikan masalah hidup kami sih. Tapi setidaknya kami terhibur oleh kejutan-kejutan yang bakalan bikin perut kami kenyang. Perut kenyang berarti mikir bisa lebih tenang dong. Hehe..

Dan jadilah kami, berangkat dan memutuskan untuk mencari jajanan malam hari. Eits.. bukan “jajan” yang gak jelaz maksudnya gitu. Tapi nyari makanan malem-malem. Dan perjalanan pertama kami adalah “NASI GILA STRES”. Jeng..jeng..jeng..

nasi gila gandaria

Tuhan menciptakan sosis, bakso dan daging sapi agar manusia punya tujuan hidup. Paraaaaah maimen. Ketiga-nya ternyata adalah kombinasi yang bisa membuat gue merem-melek. Mmmmm. Kalau mau bunuh, bunuh gue aja, tapi jangan pake makanan.

Nasi Gila Stres ini terletak di areal Taman Puring. Kalo kamu jalan dari arah rumah sakit Taman Puring, sekitar 50 meter sesudah rumah sakit itu, di kanan jalan kamu akan menemukan gerobak yang rame banget. Gerobak ini punya spanduk dibelakang, jadi jangan sampe kelewatan. Penanda lain kalau tempat ini warung gila stres yang dimaksud adalah sapaan dari lelaki setengah baya bertubuh gempal begitu kamu ke tendanya : “mau pesen apa Bos?”. Lelaki ini adalah sang Pemilik yang dikenal dengan nama. Pak Ndud.

Karena penasaran dengan bentuk dan rasa nasi gila stres ini, kami pun langsung memesan. Nggak lama kemudian, tersajilah satu piring nasi gila stres. Waduh, kalau dilihat dari porsinya ini mah kuli banget. Tapi aroma dan warnanya yang kecoklatan, mengundang kami untuk segera nyicipin masakan ini.

tukang-nya

Bentukan nasi gila stres ini emang beda banget. Nasi gila stres sebetulnya adalah nasi putih yang dikasih lauk berupa sosis, telor, bakso, pete, usus ayam, dan ati ampela ayam. Semua lauk ini digoreng selayaknya nasi goreng. Lauk-pauk ini ditaruh di atas nasi putih dan jumlahnya sangat banyak sampe nutupin nasi putihnya.

hmm..yummi

Ok, saatnya mencoba rasa yang ter-detect begitu gigitan pertama adalah manis dan gurih. Kedua rasa ini nyatu dan bikin perpaduan yang top banget. Manis kecap dan gurih lemak mentega dan jeroan ternyata adalah kombinasi yang pas. Tenang aja, untuk menetralisir lemak-lemak itu didalam nasi gila ini ada juga sayuran kayak tomat dan timun. Rasanya bakal bikin kamu ketagihan dan Makk-Croot…

nasi-gila-info

Eniwei, jadi inilah dia, beberapa foto kuliner di Gandaria minggu kemarin.

Dari sebelah kiri Haikal, Ucup, Mahjus, Gue (paling gantenk., Eh, mksud gue paling tengah), Nanang, dan  Ghedatz.

Dari sebelah kiri Haikal, Ucup, Mahjus, Gue (paling gantenk., Eh, mksud gue paling tengah), Nanang, dan Ghedatz.

Oiya, tak lupa juga ada Firman. Yang diatas tadi dia yang ngambil photonya. Ini man..gue tampilin futu lo.

Yang ngambil photo siy Ghedatz (kampret…muka gue gak keliatan)

Yang ngambil photo siy Ghedatz (kampret…muka gue gak keliatan)

Kalo yang laen mah makan sepiring udah kenyang. Yang ini..

bukan orang…

bukan orang…

Seperti peribahasa, ada uang abang sayang..tak ada uang abang tendang.. atas alasan itulah kami memutuskan untuk bayar seabiz makan.

Orang bijak bayar nasi gila.

Orang bijak bayar nasi gila.

And Over All, kami semua udah gendut. Dan semua nampak semakin stres.

stres karna nasi gila..

stres karna nasi gila..

dan siap-siap mau pulang. Coz udah jam 01.30

Tadi seceng gue mana ya buat parkir..

Tadi seceng gue mana ya buat parkir..

Oiya, hampir lupa. Pas gue bilang mau gue postingin ini kuliner. Si Haical bilang ke gue.

Haical : ndi, lo mau taro diblog lo ya??

gue : iya..
Haical : pasang futu gue-nya ya ndi.

gue : iya.
Haical : yang sendiri itu ndi, yang pas lagi makan gitu ndi. Kalo bisa yang gede futu-nya ndi. Kali aja gue jadi artis.

gue : iyaaaaaaaaaaa…


Dan inilah si Haical sang artis..

Akulah, Haical sang artis bokep sepanjang masa..

Akulah, Haical sang artis bokep sepanjang masa..

Sampai jumpa dikuliner selanjutnya…

-cheers-